Halaman

Minggu, 31 Agustus 2014

sakit hati

aku seketika terdiam.
seketika bungkam.
ingin bibir menjerit.
namun yang ada hanya rutukan di hati.
mengapa kau begitu bodohnya melakukan ini..
tanpa sadar air mata mengalir.
semakin lama semakin deras.
entah apa yang terpikir, aku langsung berlari.
berlari, ya berlari.
tak tahu kemana arah dan dimana aku.
GALAU...

Tidak ada komentar :

Posting Komentar