Pagi
itu hari Rabu, 16 November 2011. Aku sedang mengobrol dengan temanku, Shafira.
Tiba-tiba, temanku yang baru datang berkata,
“ Hey! Tadi ada
kembang api lo..di bawah!!” Ucapnya berteriak, agak mengagetkan kami semua. Perasaan,
tidak ada yang menyalakan kembang api deh masa pagi-pagi gini nyalain kembang
api, ucapku dalam hati. Tetapi, kami masih saja melanjutkan obrolan kami.
Aku ingin keluar, tetapi aku melihat para teman-temanku sedang berkata “ Bau!”
sambil menutup hidung mereka. Aku semakin penasaran. Sebenarnya ada apa
sih.. aku segera keluar. Uhuuk..Uhuuk!!! aku terbatuk-batuk. Memang,
bau dan seperti bau kebakaran. Lalu aku melihat ke bawah. Ya ampun.. banyak
sekali teman-temanku, adik kelasku dan ustadz-ustadzahku berkumpul di bawah.
Aku melihat ke sumber kejadian. O la..la.. ternyata ada meteran listrik yang
terbakar. Meteran tersebut sudah berwarna gosong. Aku langsung menuju ke bawah.
Aku mengobrol sebentar dengan Mbak Sofi, kakak kelasku.
“ Njebluk (
mati )ya mbak? Pantesan kata temenku ada kembang api!” tanyaku.
“ Iya! Emang tadi
tuh.. kayak ada kembang api gitu.. nyembur-nyembur!!” katanya.
“ Ooh..”
Terlihat, Ustadz Budi
sedang berusaha memadamkan api. Yang aku lihat Ustadz Tri, Ustadz Anis dan
Ustadz Yusuf sedang menelpon PLN. Tetapi, tidak bisa. Akhirnya, ada salah
seorang wali murid membuka tutup meteran listrik tersebut, terlihat api yang
berkobar. Wali murid itu segera menyiramkan air, dan api itu padam. Alhamdulillah..
ucapku dalam hati. Terlihat, para teman-temanku dan adik kelasku segera bubar
dan kembali ke kelasnya masing-masing, atau ke Perpustakaan.
yang waktu itu ya div? aku liat pas "kembang api"nya.. :D Good!
BalasHapusIya.. hai!! ^^
BalasHapus